PENTINGNYA KISAH , Kisah merupakan sebuah warna adab (sastra). Manusia memberinya perhatian tidak seperti kepada bidang yang lainnya. Kisah disukai oleh jiwa manusia, memiliki nilai pengaruh yang tinggi. Jiwa menggemarinya, hati menyukainya, serta telinga membuka pintunya lebar-lebar.
Karena posisinya yang penting, maka pada masa kini model-modelnya semakin beragam. Ada yang disebut riwayat, yaitu kisah yang panjang (bersambung), pemerannya banyak, dan terdapat jaringan peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian. Ada kisah pendek yang sering disebut cerpen. Ada pula kisah fiksi, kisah nyata, kisah perlambang. Termasuk kisah fiksi adalah kisah-kisah tentang hewan (fabel) di mana penulis menjadikan pahlawannya adalah hewan-hewan yang bisa berbicara, berpikir, mengatur dan melontarkan kata-kata mutiara. Dewasa ini banyak sekali penulisan kisah. Sebagian besar dirubah menjadi sandiwara-sandiwara dan film-film, yang memerankan peristiwa seperti kejadiannya atau seperti yang dibayangkan oleh pemiliknya. Ditampilkan di gedung-gedung bioskop dan layar TV. Dan kisah-kisah yang ditampilkan ini membawa akidah, pemikiran, akhlak dan nilai-nilai para penulisnya. Banyak negara mulai menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilainya melalui kisah-kisah yang difilmkan, melalui buku-buku dan majalah-majalah, untuk mengikat hati dan akal orang-orang agar menjadi pengikutnya yang mengalir di orbitnya.
Kisah Dalam Al-Qur’an Dan Sunnah
Penulis : Syaikh ‘Umar Sulaiman al-‘Asyqor
Penterjemah & Editor : Tim Pustaka ELBA
http://dear.to/abusalma