METODE KISAH Para pengkaji di dalam bidang kisah merangkum metode yang menjadi ciri pembeda antara kisah dengan bidang-bidang adab lainnya. Sebagian pengkaji telah menuangkan ciri-ciri tersebut sebagai berikut:
- Ciri umum bagi metode periwayatan, yaitu mengalir dan berantai di mana pembaca merasa digiring ke muara; dia menunggu dan menanti akhirnya.
- Kisah tersusun secara terangkai dan bersifat simpel, membuang perincian-perincian yang tidak perlu.
- Kisah mempunyai target sasaran utama yang bisa diraba secara tidak langsung dari konteks pemaparan.
- Ungkapan-ungkapannya mesti jelas dan mudah, karena pembaca lebih fokus kepada alur peristiwa kisah.
- Keragaman ungkapan antara lembut dan keras sesuai dengan kondisi dan kepribadian.
- Metode pemaparan beragam, antara dialog dan pemaparan.
- Di antara metode kisah adalah metode berlebih-lebihan yang terkadang dipakai untuk menarik perhatian terhadap sisi-sisi penting, begitu pula Mu'jamul Ulumil Lughoh Al-Arabiyah, Dr. Muhammad Sulaiman Al-Asyqar, hlm. 320. metode keterkejutan dan isyarat yang membuka ruang bayangan.
- Cinta terkadang masuk ke dalam kisah karena kekuatannya sebagai faktor penunjang. Cinta merupakan perasaan humanis yang universal.
Kisah Dalam Al-Qur’an Dan Sunnah
Penulis : Syaikh ‘Umar Sulaiman al-‘Asyqor
Penterjemah & Editor : Tim Pustaka ELBA
http://dear.to/abusalma