kitab riyadhus-sholihin yang menerangkan tentang:
Bab 127
Sunnahnya Mengenakan Pakaian Putih Dan |
Bolehnya Mengenakan Pakaian Berwarna Merah, Hijau,
|
Kuning, Hitam, juga Bolehnya Mengambil Pakaian Dari
|
Sutera.
|
Allah Ta'ala berfirman:
|
Hai anak Adam - yakni manusia, Kami telah menurunkan untukmu semua
|
pakaian-pakaian yang dapat engkau semua guna-kan untuk menutupi aurat-auratmu
|
dan pula pakaian untuk hiasan dan pakaian ketaqwaan adalah yang terbaik."
(al-A'raf: 26)
|
Allah Ta'ala berfirman lagi:
|
"Dan Allah membuat untukmu semua pakaian-pakaian untuk memelihara
|
engkau semua dari panas, juga pakaian-pakaian - baju besi - untuk melindungi engkau
|
semua dalam peperangan." (an-Nahl: 81)
|
776. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w.
|
bersabda:
|
"Kenakanlah yang berwarna putih dari pakaian-pakaianmu itu karena
|
sesungguhnya yang putih itu adalah yang terbaik di antara pakaian-pakaianmu,
|
juga berikanlah kafan orang-orang yang mati dari engkau semua dengan kain
|
yang berwarna putih."
|
Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi dan Termidzi
|
mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.
|
777. Dari Samurah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
|
Kenakanlah pakaian yang putih, sebab yang sedemikian itu adalah lebih suci dan
|
lebih bagus serta berilah kafan orang-orang yang mati dari engkau semua
|
dengan kain putih."
|
Diriwayatkan oleh imam-imam nasa'i dan Hakin.
dan Hakim mengatakan bahwa ini adalah Hadis shahih.
|
778. Dari al-Bara' bin 'Azib r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. itu adalah
|
seorang yang sedang tingginya - yakni tinggi tubuhnya itu sedang, sungguh-
|
sungguh saya telah melihat beliau s.a.w. me-ngenakan pakaian yang berwarna
|
merah. Tidak pernah samasekali saya melihat sesuatu apapun yang tampaknya
|
lebih indah dari beliau s.a.w. itu."
(Muttafaq 'alaih)
|
779. Dari Abu Juhaifah yaitu Wahab bin Abdullah r.a., katanya:"Saya
|
melihat Nabi s.a.w. di Makkah. Beliau ada di Abthah dalam kubbahnya -
|
kemahnya - yang berwarna merah yang terbuat dari kulit yang sudah dimasak.
|
Bilal lalu keluar dengan membawa air wudhu'yang disediakan untuk Nabi s.a.w.
|
Di antara orang-orang itu ada yang terpercik airnya dan ada pula yang terkena
|
air itu banyak-banyak. Selanjutnya keluarlah Nabi s.a.w. mengenakan pakaian
|
berwarna merah, seolah-olah saya masih dapat melihat pada keputihan kedua
|
betisnya. Beliau s.a.w. lalu berwudhu' dan Bilalpun berazan. Saya selalu
|
mengikuti saja gerak mulut Bilal yang bergerak ke sini dan ke situ sambil
|
mengucapkan azan itu menoleh ke kanan ke kiri yakni ketika mengucapkan:
|
"Hayya 'alash shalah - menoleh ke kanan - dan Hayya 'alal falah - menoleh ke
|
kiri." Kemudian ditancapkanlah sebuah tongkat - di muka beliau s.a.w. sebagai
|
tanda batas yang tidak boleh dilalui. Beliau s.a.w. lalu maju ke muka terus
|
bersembahyang. Di muka beliau s.a.w. itu berlalulah seekor anjing dan seekor
|
keledai, tetapi tidak dicegah - sebab ada di luar batas tongkat di atas." (Muttafaq
|
'alaih)
|
Alanazah dengan fathahnya nun ialah seperti tongkat.
|
780. Dari Abu Rimtsah yaitu Rifa'ah at-Taimi r.a., katanya:
"Saya melihat Rasulullah s.a.w dan beliau menggunakan dua baju yang berwarna hijau".
|
Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi
|
dengan isnad yang shahih.
|
781. Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. memasuki -kota Makkah
|
- pada waktu membebaskan Makkah dan beliau s.a.w. mengenakan sorban
|
hitam." (Riwayat Muslim)
|
782. Dari Abu Said yaitu 'Amr bin Huraits r.a., katanya: "Seolah-olah saya
|
masih dapat melihat kepada Rasulullah s.a.w. dan beliau s.a.w. pada waktu itu
|
mengenakan sorban hitam. Beliau melemberehkan ujungnya di antara kedua
|
bahunya." (Riwayat Muslim)
|
Dalam riwayat Imam Muslim lain disebutkan bahwasanya Rasulullah
|
s.a.w.berkhutbah di muka para manusia dan beliau s.a.w. mengenakan sorban
|
hitam.
|
783. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah s.a.w. dikafani -
|
ketika wafatnya - dengan tiga buah baju yang berwarna putih, buatan negeri
|
Sahul yaitu terbuat dari kapuk. Di dalam kafan itu tidak terdapat gamis dan
|
tidak ada pula sorbannya." (Muttafaq 'alaih)
|
Assabuliyah dengan fathahnya sin dan boleh pula dengan dhammahnya
|
ha', sin dan ha' itu muhmalah, artinya ialah baju atau pakaian yang dinisbatkan
|
kepada negeri Sahul yaitu sebuah desa di daerah Yaman. Alkursuf artinya
|
kapuk.
|
784. Dari Aisyah radhiallahu 'anha pula, katanya: "Rasulullah s.a.w. pada
|
suatu pagi keluar dan beliau s.a.w. mengenakan baju yang digambari dengan
|
gambar pelana dan terbuat dari rambut hitam" (Riwayat Muslim)
|
Almirth dengan kasrahnya mim ialah pakaian dan Almurahhat dengan
|
ha' muhmalah, yaitu yang bergambar pelana unta dan itulah yang disebut
|
Alakwaar (yakni jamaknya Akkuur, artinya pelana unta).
|
785. Dari al-Mughirah bin Syu'bah r.a., katanya: "Saya berada dalam
|
perjalanan bersama Nabi s.a.w. pada suatu malam. Kemudian beliau bertanya:
|
"Adakah engkau membawa air?" Saya menjawab: "Ya." Beliau lalu turun dari
|
kendaraannya lalu berjalan sehingga tertutup dalam kegelapan waktu malam.
|
Selanjutnya beliau datang kembali. Seterusnya saya menuangkan air pada beliau
|
untuk bersuci. Beliau s.a.w. lalu membasuh wajahnya dan beliau mengenakan
|
jubah - baju panjang sampai ke lutut - yang terbuat dari bulu, kemudian beliau
|
tidak dapat mengeluarkan kedua lengannya dari baju itu - karena sempitnya
|
lobang tangan - sehingga dikeluarkan-lah kedua lengannya itu dari bawah
|
jubah. Selanjutnya beliau s.a.w. membasuh kedua lengannya dan mengusap
|
kepalanya. Sesudah tu saya turun ke bawah hendak melepaskan kedua sepatu
|
khufnya, tetapi beliau s.a.w. bersabda: "Biarkan sajalah kedua sepatu itu, sebab
|
sesungguhnya saya memasukkannya itu dalam keadaan suci, seterusnya beliau
|
s.a.w. mengusap di atas kedua sepatunya itu." (Muttafaq 'alaih)
|
Dalam riwayat lain disebutkan: "Beliau s.a.w. mengenakan jubah buatan
|
negeri Syam - yakni Palestina - yang sempit kedua lobang tangannya.
|
Dalam riwayat lain lagi disebutkan bahwasanya poristiwa ini -yakni
|
sebagaimana yang diuraikan di atas - adalah terjadi dalam perang Tabuk.
[ sumber : kitab riyadhus-sholihin ]
[ Al-qur'an dan Hadits ]
|