kitab riyadhus shalihin yang menerangkan tentang:
Bab 148
Sunnahnya Wasiat Kepada Keluarga Orang Yang Sakit Dan Orang Yang Melayani Orang Sakit Itu Supaya Berbuat Baik Padanya, Menahan Dan Sabar Pada Apa Yang Menyukarkan Perkaranya, juga Wasiat Untuk Kepentingan Orang Yang Sudah Dekat Sebab Kematiannya Dengan Adanya Had Atau Qisbash Dan Lain-Iain Sebagainya.
910. Dari Imran bin al-Hushain radhiallahu 'anhuma, bahwasa-nya ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Nabi s.a.w. dan ia sedang hamil karena zina. Wanita itu lalu berkata: "Ya Rasulullah saya mengerjakan sesuatu yang menyebabkan saya harus diberi had - yakni hukuman. Maka dari itu, laksanakanlah hukuman itu pada diriku." Nabiullah s.a.w. lalu mengundang wali wanita tadi, lalu ber-sabda: "Berbuat baiklah pada wanita ini. Jikalau nanti ia telah melahirkan kandungannya, maka datanglah kepadaku dengan membawa orang ini." Orang itu melaksanakan semua kehendak beliau s.a.w. - yakni diperlakukan dengan baik dan setelah bayinya lahir lalu dibawa kepadanya. Nabi s.a.w. lalu memerintahkan untuk menghukum orang tadi lalu diikatkanlah pakaiannya pada tubuhnya,seterusnya menyuruh supaya dirajam dan dirajamlah ia. Kemudian beliau s.a.w. menyem-bahyangi janazahnya. (Riwayat Muslim)
Bab 148
Sunnahnya Wasiat Kepada Keluarga Orang Yang Sakit Dan Orang Yang Melayani Orang Sakit Itu Supaya Berbuat Baik Padanya, Menahan Dan Sabar Pada Apa Yang Menyukarkan Perkaranya, juga Wasiat Untuk Kepentingan Orang Yang Sudah Dekat Sebab Kematiannya Dengan Adanya Had Atau Qisbash Dan Lain-Iain Sebagainya.
910. Dari Imran bin al-Hushain radhiallahu 'anhuma, bahwasa-nya ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Nabi s.a.w. dan ia sedang hamil karena zina. Wanita itu lalu berkata: "Ya Rasulullah saya mengerjakan sesuatu yang menyebabkan saya harus diberi had - yakni hukuman. Maka dari itu, laksanakanlah hukuman itu pada diriku." Nabiullah s.a.w. lalu mengundang wali wanita tadi, lalu ber-sabda: "Berbuat baiklah pada wanita ini. Jikalau nanti ia telah melahirkan kandungannya, maka datanglah kepadaku dengan membawa orang ini." Orang itu melaksanakan semua kehendak beliau s.a.w. - yakni diperlakukan dengan baik dan setelah bayinya lahir lalu dibawa kepadanya. Nabi s.a.w. lalu memerintahkan untuk menghukum orang tadi lalu diikatkanlah pakaiannya pada tubuhnya,seterusnya menyuruh supaya dirajam dan dirajamlah ia. Kemudian beliau s.a.w. menyem-bahyangi janazahnya. (Riwayat Muslim)
[ sumber : kitab riyadhus shalihin ]
[ Al-qur'an dan Hadits ]