reader
mencari di Mengarti.blogspot.com gunakan mesin cari ini , di dikung oleh google
Mengarti.blogspot.com        حَسْـــبُنَا الله        بِـــــــــسْمِ الله  ~  اَلْحَمْـــــــــدُ لِله
cukuplah bagi kami ALLAH

16 September 2012

Adab-adab Kesopanan Bersalam


kitab riyadhus shalihin yang menerangkan tentang:
Bab 133
Adab-adab Kesopanan Bersalam

854. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. ber-sabda: "Orang yang berkendaraan supaya memberi salam kepada orang yang berjalan dan orang yang berjalan kepada orang yang duduk dan orang yang sedikit kepada orang yang banyak jumlahnya (Muttafaq 'alaih)
Dalam riwayat Imam Bukhari disebutkan: "Dan orang kecil kepada orang tua."

855. Dari Abu Umamah yaitu Shudai bin 'Ajlan al-Bahili r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya seutama-utama manusia dengan Allah - yakni yang lebih berhak mendekat kepada Allah - ialah orang yang memulai memberikan salam di kalangan mereka itu." Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dengan isnad yang baik. 
Ini juga diriwayatkan oleh Imam Termidzi dari Abu Umamah pula, demikian riwayatnya: Rasulullah s.a.w. ditanya: "Ya Rasulullah, ada dua orang yang saling bertemu muka, maka manakah di antara keduanya itu yang memulai bersalam." Beliau s.a.w. menjawab: "Ialah yang lebih utama di antara keduanya itu dengan Allah Ta'ala" maksudnya orang yang lebih mendekatkan dirinya kepada Allah dengan mentaatiNya, sebab yang memulai itulah yang lebih dulu berzikirnya kepada Allah. Jadi lebih berhak untuk mendekatkan diri kepadaNya. Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan

[ sumber : kitab riyadhus shalihin ]
[ Al-qur'an dan Hadits ]
Kategori / Label : bersalam | kitab | riyadhus shalihin
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar